Langsung ke konten utama

Saat anda kelas 12 (dan hal tak terduga hari ini)

 Sebenernya gue nggak tau apa tema terbesar gue dalam tulisan kali ini.
Tapi karena kegabutan gue udah mencapai tingkat menuju tak terbatas dan melampauinya, gue rasanya mau cerita soal rasanya jadi kelas 12, berhubung gue kemarin perpisahan jadi masih ada roman roman melakolisnya hehe.

 Gue udah lahir 17 tahun yang lalu, dan gue udah sekolah sejak 12 tahun yang lalu, sejak gue masih ditungguin emak, berak dicelana dan suka nangis karena masalah sepele sampai sekarang gue udah agak terlatih dalam ranah perberakan nasional (fyi aja  gue enggak bisa ngilangin perasaan berak tiba tiba gue, terutama pas hari senin). Seragam pertama gue adalah seragam biru muda putih, yang cowok standar kayak cowok sekolah pada umumnya, kalau yang cewek mirip masha cuma biru putih bukan pink putih. Dulu jam sekolah mulai Jam 7-10 sebelum berangkat gue biasanya nonton Dora the explorer sambil teriak teriak, spongebob yang jadi tontonan abadi gue sampai sekarang dan kalau gue bangun agak awal gue bisa nonton "backyardigan"  ituloh kartun yang main dihalaman belakang tapi bisa berubah ubah tempat. Gue memang salah satu orang termuda di angkatan karena tk gue cuma setahun, lebih muda 1 tahun/ 1/2 tahun dari temen temen gue ya bisa dibilang  gue adalah orang terimut diangkatan gue ^_^.  
 
  Lanjut, udah gue ceritain tadi kalau Sabtu 20 april 2019 kemaren sekolah gue ngadain perpisahan angkatan gue, mungkin difase ini seangkatan gue udah merasakan hawa hawa "kejam"nya Dunia yang sebenarnya, sebelum akhirnya benar benar merasakan dunia nyata setelah kelulusan nanti, untuk planing sendiri gue mau selesain semua berkas gue kayak ktp, sim atau skck sebelum gue nyari kerja, dan buat keluarga gue dibatam yang udah mulai nyariin gue kerja disana, gue ucapkan terimakasih banget. Kembali kesekolah, Semenjak 1 tahun terakhir jadwal sekolah gue emang padet banget (dalam artian banyak bukan padet seperti to*ai), mulai dari tryout, simulasi, ujian praktek, mengorek masa lalu dikelas 10 dan banyak hal lain yang menguras pikiran dan batin kita. Buat gambaran aja buat kalian yang mau jadi kelas 12 kalian pasti bakal ngerasain hal hal yang mau gue jabarin dibawah, so check this out!.

1 bakal ngerasain solidaritas pertemanan yang luar biasa

Emang jaman sma kita udah mulai bergaul dengan orang  yang kita anggap nyaman buat kita, kadang  yang beruntung bisa jadi pacar atau doi kalau bagi yang kurang beruntung mungkin cuma jadi temen yang nyesek liat mereka romantisan tiap hari -,-.   Wait ini cuma berlaku buat yang beda jenis, yang sama jenis kayak kaum lucinta luna hal ini adalah hal yang sangat tidak terpikirkan oleh enstein!. Memang hakikatnya pertemanan jaman sma udah terjalin bahkan sejak saat mos, namun mendekati UNlah kalian baru bener bener sadar kalau teman kalian adalah aset yang benar benar berharga buat kalian, bagi yang baperan kayak gue pasti nangis kebayangkan kalau entar lulus pasti udah nggak ketemu lagi, but gue tetep nggak bisa mengharap mereka semua stay karena hidup selalu berubah, yakan yakan?.


2 sering dapet pertanyaan "mau ngelanjutin kemana kerja, kawin atau kuliah?"

Ini adalah pertanyaan yang sering gue dapet dari tetangga, temen atau saudara, berulangkali banget sampe kadang gue bosen jawab. Rasanya lebih gampang jawab mtk daripada jawab pertanyaan hidup kek gini, soalnya nggak ada yang ngajarin, nggak tau kapan tau nilainya dan pertanyaannya selalu berubah menyesuaikan fase kehidupan kita. Yato yato yato?.


3 sosialisasi yang menambah bimbang

Kalau mau lulus sosialisasi kampus selalu dateng silih berganti kayak tahu bulat. Alih alih merasa yakin bakal ngincer 1 univ malah nyatanya hati kita  makin bimbang, mau ambil univ ini takut ini, ambil univ itu takut itu, macem macemlah, maka dari itu tiap ditanya mau daftar univ mana kita bakal bilang "nggak tau" atau "mengalir aja kayak to*ai yang mengalir damai di kali" atau buat anak indie maupun fans  fiersa besari bakal jawab "biarkan keputusanku mengalir seperti kopi yang menghanyutkan resahku diujung senja".

4 makin males belajar


Ironisnya semakin nambah tingkat rata rata orang pasti makin males belajar, termasuk gue dan teman teman gue. Gue nyoba nelaah ternyata permasalahannya semakin kita dewasa kita justru lebih condong mempelajari hal hal yang berhubungan dengan dunia nyata seperti temen yang cuma manfaatin, kalau lagi konflik sama orang, cara ngatasin suatu problem atau yang lainnya ketimbang belajar pelajaran sekolah kek mtk, bahasa indonesia atau prakarya.

5 makin deket sama guru


Semakin kita sibuk disekolah, kita justru makin akrab/ deket sama guru, bener? Gue kelas 11 nggak terlalu deket sama guru, tapi sekarang gue mulai deket kayak pak ari atau bu eko atau guru guru lain, selain itu keseringan kita bertemu gue juga jadi tau kebiasaan guru guru disekolah, kayak pak bardi yang sukanya belajar gramar mulu, pak mul yang suka nyekip pelajaran buat sarapan, Bu eko yang mbahas 1 soal tapi kadang bisa menjalar kemana mana, nada salamnya pak sugeng dan kebiasaan kebiasaan guru lain, uh gue bakal kangen sama kebiasan mereka ;').

Euhhm kayaknya segitu dulu gue bahas rasanya jadi kelas 12, sebenernya banyak sih tapi tangan gue mulai pegel hehe ^_^, keep read blog gue ya dan jangan lupa bersyukur.




*Catatan (oot) (nggak ada hubungannya sama yang diatas cuma gue pengen cerita aja)
Ini kejadian gue tadi pagi pas gue kebelet berak sekaligus Buang air kecil, gue dengan begitu entengnya masuk  ke wc rumah gue dan kaget ketika gue menemukan bokap gue berak di sana, bokap juga enggak kalah kagetnya gue buru buru nutup pintu wc  sambil berdeham "semoga gue nggak ngerusak usaha bokap bikin rekor to*ai terpanjang didunia"  kata gue sambil memegang gagang pintu. Selanjutnya gue nunggu bokap selesai memecahkan rekornya sambil gue main hp, tapi 10 menit berlalu bokap belum ada tanda tanda selesai memecahkan rekornya, akhirnya sekonyong konyong koder gue berlari kerumah mbak, gue memutuskan buat buang hajat di wc mbak gue ketimbang kebobolan di kamar sendiri. Gue masuk wcnya tanpa pikir panjang segera B A K dan eugh ternyata ada pakde dijamban, dia berteriak "HEII" ngelihat kehadiran gue secara "mak sruntul". Gue yang udah kalang kabut segera kembali menyarangkan joni, lalu bilang ke pakde "sorry de, kebelet" sambil lari keluar rumah mbak gue. Sampe rumah alhamdulilah bokap dah selesai, akhirnya gue bisa melepas to*ai gue dengan damai sambil mewanti wanti semoga pakde enggak cerita soal ini ke orang lain wkwkwkwkwk.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jejak Sejarah Perkeretaapian Kabupaten Rembang

Assalamualaikum wr.wb. Hai, balik lagi sama gue. Lama gue nggak ngeblog, ya harap maklum lah ya :v nggak sibuk kok, paling siduk tidur makan berak doang wkwkwkwk. Oke untuk sekedar informasi, kali ini gue mau bahas soal sejarah. Ya emang gue orangnya suka sejarah jadi maklum kalau gue cerita soal sejarah, daripada ghibah yakan.   Oke sejarah yang gue maksud kali ini adalah soal sejarah jalur mati kereta api di kabupaten Rembang. Sebelumnya perlu kalian ketahui kalau di Kabupaten Rembang dulu pernah terbentang sebuah Jalur kereta yang menghubungkan antara semarang-bojonegoro dan semarang cepu.  Jalur ini berdiri atas prakarsa dari Joana semarang stoomtram maastchapij atau biasa di singkat sjs. Awalnya sjs hanya membangun jalur dari semarang-juwana yang beroprasi di tahun 1884.  (Peta yang menunjukkan rencana penyambungan Jalur kereta api Babat-Merakurak dengan  Jalur kereta api Bojonegoro-Jatirogo).  Setelah sukses dijalur Semarang-Juwana, Sjs me...

Filosofi dan tutorial ngarit yang baik dan benar.

Hai, udah lama gue nggak ngeblog nih, ada yang kangen nggak? Nggak ada? Oh yaudah. Oke tanpa basi-basa lagi, kali ini gue akan share ilmu yang agak agak bermanfaat buat kalian semua, yaitu gue bakal ngeshare tata cara ngarit yang baik dan benar. Oke tanpa bersabda lebih panjang lagi, mari kita mulai, cekidot. Sejarah Ngarit, atau dalam bahasa indonesia kita menyebutnya "mencari pakan ternak di ladang." (Agak panjang emang, jadi, supaya ringkas kita singkat jadi mptdl/ ngarit.) adalah suatu masa dimana kita membabat rumput secara biadab dan membabi buta untuk dijadikan pakan oleh hewan ternak kita misal, Kambing, Sapi, Ayam, T-rex, pteronodon atau semacamnya. Menurut legenda, ngarit sendiri ditemukan oleh seorang pakar biologi bernama hernandes smahantutn. Di kepulauan madagaskar. Saat itu hewan ternak yang ia pelihara mengalami kelaparan, dirinya kebingungan menuruti nafsu makan hewannya tersebut, karena beberapa hari sebelumnya, beliau sudah mencoba memberi nasi padang...

Yuda dan Wulan

  Suatu hari disuatu sudut sekolah di pertengahan tahun 2018. Di sudut kelas ips 3, yuda seorang siswa setengah jangkung itu berdiri bersandar pada tembok kelas tersebut. Matanya untuk sekejap mengudara mengitari sudut sekolah yang mulai sepi. Hal ini karena angkatannya telah meninggalkan sekolah, dan hanya tersiksa adik-adik kelasnya yang masih berada di dalam kelas. Perbedaan kurikulumlah yang mengakibatkan hal ini bisa terjadi. “Baiklah anak-anak, sepertinya ada yang sedang menunggu kalian diluaran sana.” Kata Bu eko datang dari dalam kelas. Yuda yang sedari tadi melongok dari jendela tiba-tiba menunduk setelah seisi kelas mengalihkan pandangannya ke arah yuda. “Sialan. Bu eko kalau jail emang suka kebangetan.” Gerutunya. “Hei wulan, pangeran yuda sudah siap menjumputmu.” Kata salah satu anak mengejek. Wulan tersenyum sinis, perasaan malu dan senang itu bertarung hebat di dadanya. “Hei yuda, sedang menunggu siapa kamu disana?” Tanya bu eko seolah memulai interoga...