Langsung ke konten utama

Dna Peterpan dalam Noah

 Kalau kita ngomongin Noah, pasti nggak pernah jauh jauh dari Peterpan, pendahulu Noah yang terus membayangi Noah di setiap karyanya.
 Seharusnya kita tahu, Noah dan Peterpan adalah Dua nyawa yang berbeda. Peterpan muncul dengan musik setengah rock (slow rock, pop rock atau apalah) sedangkan kita tahu aliran setengah rock ini emang disukai banget sama orang indo, ambil saja contohnya almh nike ardila, bahkan saat ia sudah meninggal hampir 25 tahun lebih itu musiknya masih nyaman di telinga kita. Sedangkan Noah hadir dengan "versi lebih dewasa" dengan mengusung musik yang lebih halus. Hadirnya david sebagai pengisi posisi yang ditinggalkan andika memang mengubah komposisi musik Peterpan/Noah menjadi lebih halus dan mewah.
 Btw Noah baru ngeluncurin album baru, keterkaitan keterkaitan begitulah judulnya. Tapi sayangnya album ini juga jadi perpisahan antara Noah dan Uki, hmmm.... First ekspektasion gue Album kali ini bakal tetep pakai Nyawa Noah didalamnya, but nggak semuanya bener ternyata. Ada beberapa lagu yang justru mirip sama jaman Peterpan. Sebut saja lagu "kau udara bagiku." Mungkin kita bakal sependapat kalau aransemen lagu ini mirip sama "walau habis terang." Bahkan high notenya mirip banget nadanya. Ariel juga nggak menampik kalau album kali ini ada yang lebih upbeat karena pakai genre pop apa gitu (lupa genrenya hehe). Video clipnya juga tak biasa, singkatnya mirip dengan video clip bintang disurga, dalam genre film lain. Betterlah daripada vcnya cuma keluyuran diluar negeri dan intro gitarnya itu juga bikin kita inget sama lagu bintang di surga. Bedanya kali ini suara ariel nggak bener bener di eksplor kayak jaman peterpan. Suara ariel menyatu dengan aransemen musiknya mungkin rasio 50%-50%, jaman peterpan suara ariel emang masih prima ditambah eksplorasi mungkin kalau digambarkan 55-59%  sehingga aransemen musiknya terasa lebih dianak tirikan. Ini juga yang bikin beda peterpan dan noah. 
 Next song, "mendekati lugu" ada yang bilang ini reinkarnasi dari lagu " diatas normal"  well gue percaya nggak percaya sih, but I feel ada hubungan diantara dua lagu ini. Entah aransemen atau musik ini merupakan jawaban dari pertanyaan "diatas normal." 
Secara overall gue suka 80% album ini, Dna peterpan terasa disini, nyawa peterpan terikat samar dalam album ini. Thats beautiful, cukup buat ngobatin orang yang kangen jaman peterpan, tapi kini peterpan hadir dalam versi yang lebih dewasa. 
 Well gue yakin dikepala kalian nggak selalu sama dengan apa yang gue tuliskan, beda kepala beda pendapat, tapi gue juga yakin kalau Noah dan Peterpan adalah 2nyawa  yang berbeda.

Pokoknya semangat terus boriel ku 😘
*Dari fansmu yang pernah ngerengek minta dibeliin kaset bandmu, walaupun bajakan. 🤣

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jejak Sejarah Perkeretaapian Kabupaten Rembang

Assalamualaikum wr.wb. Hai, balik lagi sama gue. Lama gue nggak ngeblog, ya harap maklum lah ya :v nggak sibuk kok, paling siduk tidur makan berak doang wkwkwkwk. Oke untuk sekedar informasi, kali ini gue mau bahas soal sejarah. Ya emang gue orangnya suka sejarah jadi maklum kalau gue cerita soal sejarah, daripada ghibah yakan.   Oke sejarah yang gue maksud kali ini adalah soal sejarah jalur mati kereta api di kabupaten Rembang. Sebelumnya perlu kalian ketahui kalau di Kabupaten Rembang dulu pernah terbentang sebuah Jalur kereta yang menghubungkan antara semarang-bojonegoro dan semarang cepu.  Jalur ini berdiri atas prakarsa dari Joana semarang stoomtram maastchapij atau biasa di singkat sjs. Awalnya sjs hanya membangun jalur dari semarang-juwana yang beroprasi di tahun 1884.  (Peta yang menunjukkan rencana penyambungan Jalur kereta api Babat-Merakurak dengan  Jalur kereta api Bojonegoro-Jatirogo).  Setelah sukses dijalur Semarang-Juwana, Sjs me...

Filosofi dan tutorial ngarit yang baik dan benar.

Hai, udah lama gue nggak ngeblog nih, ada yang kangen nggak? Nggak ada? Oh yaudah. Oke tanpa basi-basa lagi, kali ini gue akan share ilmu yang agak agak bermanfaat buat kalian semua, yaitu gue bakal ngeshare tata cara ngarit yang baik dan benar. Oke tanpa bersabda lebih panjang lagi, mari kita mulai, cekidot. Sejarah Ngarit, atau dalam bahasa indonesia kita menyebutnya "mencari pakan ternak di ladang." (Agak panjang emang, jadi, supaya ringkas kita singkat jadi mptdl/ ngarit.) adalah suatu masa dimana kita membabat rumput secara biadab dan membabi buta untuk dijadikan pakan oleh hewan ternak kita misal, Kambing, Sapi, Ayam, T-rex, pteronodon atau semacamnya. Menurut legenda, ngarit sendiri ditemukan oleh seorang pakar biologi bernama hernandes smahantutn. Di kepulauan madagaskar. Saat itu hewan ternak yang ia pelihara mengalami kelaparan, dirinya kebingungan menuruti nafsu makan hewannya tersebut, karena beberapa hari sebelumnya, beliau sudah mencoba memberi nasi padang...

Krisis Suksesi Kesultanan demak. : Politik dan konflik terselubung antara Sunan Kalijaga dan Sunan Kudus.

 Abad ke 16, di jawa, tepatnya di tanah milik kesultanan demak terjadi pergolakan besar tentang bagaimana kekuasaan demak hendaknya dipindah tangankan. Sepeninggal Pati unus yang tidak memiliki putera mahkota, sunan surowiyoto atau gelar anumertanya sebagai pangeran sedo ing lepen, menghendaki bahwa ialah yang berhak untuk menyandang mandat sebagai sultan demak menggantikan ayahandanya (raden patah) dan kakaknya (pati unus) . Statusnya sebagai anak sulung ke 2 raden patah membuat ia memiliki kepercayaan diri besar bahwa kelak ialah pewaris yang telah dipilih tuhan untuk menggantikan ayahnya. Suatu keyakinan yang pada dasarnya tak diamini oleh para penghuni istana demak kala itu.  Pada dasarnya kalangan sentono istana lebih memilih sultan trenggono sebagai pengganti raden patah. Kecakapannya dalam memimpin dirasa lebih layak untuk memimpin kesultanan demak ketimbang kakak tirinya. Namun bak cerita klasik, semuanya terbentur oleh paugeran dimana raja harusnya anak lelaki ter...