Langsung ke konten utama

Terimakasih...

Untuk semua cerita yang telah kita buat bersama,
Terima kasih
Untuk tiap senyum yang tak pernah mengingkari wajahmu,
Terima kasih
Cerita tak pernah menjadi sederhana setelah kau turut andil didalamnya
Selalu Ada duka yang Bisa kita tertawakan
Dan Selalu Ada Rindu yang harus kita rasakan
Kita makhluk tuhan,
Tak pernah tahu apa yang ia rencanakan
Mungkin ia merancang sebuah perpisahan yang pahit
Untuk menciptakan pertemuan yang manis
Di tepian Rindu ada matamu
Menghampakan jiwa yang penuh tanya
Bertemu denganmu adalah sebuah keajaiban
Berpisah adalah takdir tuhan
Terimakasih untuk pundak yang selalu ada saat aku rapuh
Terima kasih untuk pelukan hangat ketika jiwa menggigil kedinginan
Kita tak sepatutnya mempertanyakan siapa salah
Karena mungkin inilah cara tuhan
Menunjukan kita
Bahwa kita ada di hati yang salah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jejak Sejarah Perkeretaapian Kabupaten Rembang

Assalamualaikum wr.wb. Hai, balik lagi sama gue. Lama gue nggak ngeblog, ya harap maklum lah ya :v nggak sibuk kok, paling siduk tidur makan berak doang wkwkwkwk. Oke untuk sekedar informasi, kali ini gue mau bahas soal sejarah. Ya emang gue orangnya suka sejarah jadi maklum kalau gue cerita soal sejarah, daripada ghibah yakan.   Oke sejarah yang gue maksud kali ini adalah soal sejarah jalur mati kereta api di kabupaten Rembang. Sebelumnya perlu kalian ketahui kalau di Kabupaten Rembang dulu pernah terbentang sebuah Jalur kereta yang menghubungkan antara semarang-bojonegoro dan semarang cepu.  Jalur ini berdiri atas prakarsa dari Joana semarang stoomtram maastchapij atau biasa di singkat sjs. Awalnya sjs hanya membangun jalur dari semarang-juwana yang beroprasi di tahun 1884.  (Peta yang menunjukkan rencana penyambungan Jalur kereta api Babat-Merakurak dengan  Jalur kereta api Bojonegoro-Jatirogo).  Setelah sukses dijalur Semarang-Juwana, Sjs me...

Filosofi dan tutorial ngarit yang baik dan benar.

Hai, udah lama gue nggak ngeblog nih, ada yang kangen nggak? Nggak ada? Oh yaudah. Oke tanpa basi-basa lagi, kali ini gue akan share ilmu yang agak agak bermanfaat buat kalian semua, yaitu gue bakal ngeshare tata cara ngarit yang baik dan benar. Oke tanpa bersabda lebih panjang lagi, mari kita mulai, cekidot. Sejarah Ngarit, atau dalam bahasa indonesia kita menyebutnya "mencari pakan ternak di ladang." (Agak panjang emang, jadi, supaya ringkas kita singkat jadi mptdl/ ngarit.) adalah suatu masa dimana kita membabat rumput secara biadab dan membabi buta untuk dijadikan pakan oleh hewan ternak kita misal, Kambing, Sapi, Ayam, T-rex, pteronodon atau semacamnya. Menurut legenda, ngarit sendiri ditemukan oleh seorang pakar biologi bernama hernandes smahantutn. Di kepulauan madagaskar. Saat itu hewan ternak yang ia pelihara mengalami kelaparan, dirinya kebingungan menuruti nafsu makan hewannya tersebut, karena beberapa hari sebelumnya, beliau sudah mencoba memberi nasi padang...

Yuda dan Wulan

  Suatu hari disuatu sudut sekolah di pertengahan tahun 2018. Di sudut kelas ips 3, yuda seorang siswa setengah jangkung itu berdiri bersandar pada tembok kelas tersebut. Matanya untuk sekejap mengudara mengitari sudut sekolah yang mulai sepi. Hal ini karena angkatannya telah meninggalkan sekolah, dan hanya tersiksa adik-adik kelasnya yang masih berada di dalam kelas. Perbedaan kurikulumlah yang mengakibatkan hal ini bisa terjadi. “Baiklah anak-anak, sepertinya ada yang sedang menunggu kalian diluaran sana.” Kata Bu eko datang dari dalam kelas. Yuda yang sedari tadi melongok dari jendela tiba-tiba menunduk setelah seisi kelas mengalihkan pandangannya ke arah yuda. “Sialan. Bu eko kalau jail emang suka kebangetan.” Gerutunya. “Hei wulan, pangeran yuda sudah siap menjumputmu.” Kata salah satu anak mengejek. Wulan tersenyum sinis, perasaan malu dan senang itu bertarung hebat di dadanya. “Hei yuda, sedang menunggu siapa kamu disana?” Tanya bu eko seolah memulai interoga...